TTM – Tribute To Mary di Goa Maria Mojosongo Surakarta

ttm

Surakarta (LENTERA) – Bulan Mei merupakan bulan Maria, Kamis (01/05) digelar acara “TTM – Tribute To Mary: Peluncuran buku karya Romo Jost Kokoh, Pr dan Album Rohani  “Omah Poenakawan” yang sama-sama berjudul “TTM-Tribute To Mary.”

“Hendaklah kita mencari rahmat, dan marilah kita mencarinya melalui Maria!”  Inilah yang menjadi dasar peluncuran buku “TTM” – “Tribute To Mary” karya Rm Jost Kokoh dan album rohani “Omah Poenakawan”. Dalam buku “TTM” tersebut juga dilengkapi dengan testimoni tentang Bunda Maria dari Arswendo Atmowiloto, Ayu Utami, Greg Soetomo, Mayong Suryo Laksana, George Aditjondro dkk.

Acara dibuka dengan penampilan “Omah Poenakawan” membawakan lagu-lagu yang diambil dari album mereka “TTM-Tribute To Mary”.  Setidaknya ada 5 lagu lebih yang berisikan lagu-lagu rohani pujian kepada Bunda Maria yang diciptakan khusus oleh Grup Omah Poenakawan. Aksi mereka juga didukung penampilan seniman Sragen Pak Rudi yang tampil dengan permainan suling yang indah dan mendapat applaus dari umat yang hadir.

Beberapa bintang tamu juga tampil dalam acara ini, mulai dari Karina Pramana & Bilyana Latisya (finalis IMB-Indonesia Mencari Bakat), Lisa A. Riyanto dan  sang maestro Saxophone Didik SSS  memukau ribuan umat Kristiani yang hadir memenuhi kompleks  Goa Maria Mojosongo Solo.

Sedangkan Arswendo Atmowiloto & FX. Hadi Rudyatmo (Walikota Solo) yang rencananya turut mengisi acara karena sesuatu hal tidak bisa hadir di Goa Maria Mojosongo.

SMA Ursulin Surakarta pun turut memeriahkan acara ini dengan tampilan galeri foto “Compassionate Motherhood”. Puncak acara adalah perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Jost Kokoh dengan koor dari SMK Marsudirini, PS. Bahana dan Kristus Raja Solo Baru . Adapun tiga pesan yang disampaikan dalam homili yakni: “Damai bagimu; Jangan takut; Pergilah kamu diutus.”

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan stiker dan seri kaos “HIK –Hidangan Istimewa Kristiani”. Kaos HIK sendiri adalah semacam kaos rohani populer yang mewartakan kekhasan iman Katolik secara kreatif dengan metode katekese abjad. Adapun trilogi kaos HIK yang diluncurkan pada acara TTM ini, yakni: “KATOLIK” yang memaparkan tujuh kekhasan Katolik: “Kristus sentris, Apostolik, Tujuh Sakramen, Orang kudus, Liturgi Ekaristi, Inkarnasi dan Koinonia”; ”JESUS” yang merupakan kependekan dari “Jadilah Engkau Saksi Untuk Selamanya”, “JOST” yang merupakan penyingkatan dari “Jadikan Orang Sahabatnya Tuhan.”  Indahnya, dibagian belakang kaos HIK terdapat logo HIK beserta sebuah pepatah latin beserta artinya yang bernuansa rohani.(dn)