Anjangsana Kuria Bunda Penebus Ke Yogyakarta

Yogyakarta (LENTERA)- Tidak seperti biasanya, para legioner Kuria Bunda Penebus Sragen mengadakan rapat terbuka di rumah keluarga Ambrosius Suparjana, keluarga Fr. Rony di Boro, dan berziarah ke Gua Maria Jatiningsih Nanggulan (27/5). Rombongan yang terdiri dari 52 peserta ini berangkat dari Gereja Sragen pada pukul 06.00 WIB dengan menggunakan satu bus. Rencana untuk rapat terbuka dan ziarah ini sudah terungkap sejak bulan Oktober 2013 yang lalu. Rapat terbuka diisi dengan peresmian dua praesidia, yaitu Praesidium Menara Gading dan Praesidium Ratu Pecinta Damai.

“Para legioner tidak hanya menjadi laskar, tetapi juga harus menjadi pendekar. Seorang pendekar akan terus berjuang dan tidak akan tercerai berai saat pemimpinnya tidak ada,” kata Bapak Suparjana di dalam sambutannya.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan ziarah ke Gua Maria Jatiningsih di Nanggulan. Para legioner berdoa dan berkeliling kompleks gua Maria untuk menikmati suasana damai dan teduh yang ada. Dari Nanggulan, rombongan pun kembali bertolak ke Sragen dan sampai di tujuan pada pukul 21.30 WIB.