Padepokan Seni Pattimura 02 tampil di Parade Teater Keuskupan Agung Semarang

Klaten (LENTERA) – Orang Muda Katolik (OMK) Sragen mengikuti parade teater keuskupan Agung semarang yang diikuti 14 paroki dan diadakan selama 5 hari di pelataran SD Kanisius Sidowayah Klaten dengan Tema “Sithik Ora Ditampik, Okeh Saya Pikoleh” kegiatan tersebut diadakan dalam rangka perayaan 100 Tahun Kardinal Justinus Darmojuwono. Pada hari Senin (26/5), OMK sragen tampil pertama dilanjutkan dengan penampilan dari Paroki Ignasius Magelang dan Paroki St Teresia Jombor, saat acara teater dimulai dibuka dengan doa panitia serta hadir Pastor Petrus Agoeng Sriwidodo pr, selaku ketua Komsos Keuskupan Agung Semarang.

Penampilan teater yang ditampilkan oleh Padepokan Seni Pattimura 02 (Red. nama kelompok teater OMK Sragen) yaitu dengan judul  Sego Pecel Yu Jum, menceritakan tentang  warung pecel Yu Jum yang sudah berdiri sejak berpuluh puluh tahun masih senantiasa ramai dan selalu kebanjiran pembeli karena selain sego pecel yang menjadi cirikas warung tersebut kecantikan Yu Jum yang  juga menjadi pesona tersendiri. Suasana akrab dan kekeluargaan terbangun diantara para pembeli, pelayan dan Yu Jum sendiri. Hal itu terus terjadi sampai hari dimana tersiar kabar bahwa Yu Jum akan mengundurkan diri dan mencari pengganti. Suasana kekeluargaan sontak berubah menjadi persaingan yang menjatuhkan, setiap orang dengan cara dan gayanya masing masing merasa paling mampu dan berebut menjadi pewaris tahta Yu Jum. Intrik politik dan bahkan klenik ikut mewarnai kompetisi tersebut. Teater yang ditampilkan ini ingin menyentil dan terutama mengingatkan bahwa paguyuban bisa hancur karena adanya sikap ingin menang sendiri dan menguasai.

Parade Teater yang diadakan selama satu minggu tersebut semakin menambahkan rasa kekeluargaan dan berbagi pengalaman antar paroki-paroki di Keuskupan Agung Semarang. Hal ini mengingatkan tentang semangat pengembalaan Kardinal Darmojuwono yang selalu menghargai mereka yang kecil dengan semangat:  sithik ora ditampik,akeh saya pikoleh. (OMK)