Visualisasi Jalan Salib di Taman Doa Ngrawoh

vjss

Ngrawoh (LENTERA) – Ngrawoh (LENTERA)- Berjalan bersama Maria menjadi sebuah tema visualisasi jalan salib untuk mengenang kisah sengsara Tuhan kita Yesus Kristus. Visualisasi ini dilaksanakan Jumat (03/04)  bertempat di Taman Doa Maria Fatima Ngrawoh, Paroki Sragen. Tablo kisah sengsara Tuhan Yesus dimainkan oleh orang muda Katolik Paroki Sragen. 

Visualisasi dimulai pada pukul 08.30 WIB. Jalan salib dibawakan dengan Konsep Jawa model ketoprak dengan iringan gamelan yang kontemporer. Acara dimulai dengan doa pembuka dan pengantar oleh Romo Rob. Hardiyanta Pr, kemudian dilanjutkan dengan peragaan jalan salib. Meskipun cuaca hari itu mendung, umat yang hadir cukup banyak. Semua umat  mengikuti setiap bagian dari prosesi jalan salib dengan khidmat. Bahkan ada ibu-ibu dan beberapa remaja ikut menangis merasakan kepedihan dan kesakitan saat Yesus disiksa oleh prajurit Romawi.

Dengan mengambil tema berjalan bersama Maria, umat dapat lebih merasakan betapa sakitnya Maria sebagai sosok ibu yang telah mengandung dan melahirkan Yesus melihat anaknya  disiksa, diolok-olok, dihina oleh rakyatnya sendiri yang dulu mereka mengelu-elukan Yesus sebagai Raja. “Yesus sendiri mau menebus dosa-dosa kita semua dengan mati dikayu salib. Semoga dengan Visualisasi umat terbantu untuk merenungkan salib kita masing-masing. Semoba tahun depan visualisasi yang memakai konsep kethoprak ini dapat terus dilaksanakan karena ini  menjadi ciri khas dari Paroki Sragen,” kata Rio Pambudi, yang menjadi koordinator visualisasi tersebut. (Om-k)