Visitasi Bunda Maria: “Bunda Maria Menyapa Umat Paroki Sragen”

20150908_0740Paroki Sragen (LENTERA) – Visitasi Bunda Maria selalu menjadi agenda rutin umat Paroki Sragen pada bulan September-Oktober. Kegiatan ini merupakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Paroki Sragen, Patung Bunda Maria diarak kemudian tinggal di rumah maupun Kapel di seluruh lingkungan Paroki Sragen selama 24 jam dengan tujuan agar umat di lingkungan-lingkungan semakin meneladan hidup Bunda Maria yang selalu menyerahkan hidupnya seturut kehendak Allah.

Kegiatan Visitasi Bunda Maria dibuka pada Selasa (08/09) oleh Panitia Ad Hoc HUT Paroki Sragen dari Wilayah Yakobus Rasul Mojo. Pada tahun-tahun sebelumnya Wilayah Jenawi mendapat giliran pertama yang dikunjungi oleh Bunda Maria, tetapi kali ini lingkungan Santa Lucia Taman Sari yang mendapat kesempatan pertama “disapa” oleh Bunda Maria.

Pemberangkatan Patung Bunda Maria diawali dengan Ekaristi Harian pada pukul 05.15 WIB dipimpin oleh Romo Robertus Hardiyanta, Pr. Romo Hardi dalam homilinya menegaskan bahwa Patung Bunda Maria tidak hanya danggap sebagai patung saja, akan tetapi dijiwai sebagai Maria yang benar-benar mengunjungi dan menyapa hati umat-umat di wilayah Paroki Sragen, maka ketika lingkungan yang mendapat giliran dikunjungi Bunda Maria tidak hanya menempatkan Patung Bunda Maria dalam satu ruangan kemudian ditinggal begitu saja, tetapi umat dihimbau untuk membuat jadwal dan bergiliran untuk tugas jaga bakti dan berdevosi selama 24 jam. Segera setelah ekaristi selesai Patung Bunda Maria diberangkatkan menuju Lingkungan Santa Lucia Taman Sari. (mana2)