Peringatan Hari Pangan Se-Dunia Tahun 2015: “Bumi Sebagai Rahim Pangan Milik Bersama”

Paroki Jumapolo (LENTERA) – Peringatan Hari Pangan Sedunia diadakan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas karunia dalam bentuk pangan dan kelestarian alam semesta. Bertempat di Paroki Jumapolo, dilaksanakan peringatan Hari Pangan Sedunia untuk Rayon Timur-Selatan Kevikepan Surakarta. Adapun Paroki yang berpartisipasi adalah Paroki Sragen, Paroki Palur, Paroki Karanganyar, Kuasi Gemolong dan Paroki Jumapolo sebagai tuan rumah. Sedangkan panitia ad hoc Hari Pangan Sedunia dari Paroki Sragen adalah Wilayah Sidoharjo dan Tim Kerja Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Sragen.

Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut dari hari Kamis-Jumat (22-23/10).  Acara dimulai pada jam 10.00 WIB,  diawali dengan sarasehan. Sebagai narasumber dari sarasehan ini adalah Kepala Bidang Perekonomian Kabupaten dan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dihadirioleh Tokoh-Tokoh Masyarakat, alumni SMP Bharata, beberapa umat katolik Jumapolo serta masyarakat umum di sekitar Gereja Jumapolo. Narasumber menyampaikan 2 hal penting yang berkaita dengan bidang pangan, yakni pertama tentang ketahanan pangan tingkat nasional dan makanan alternatif non beras seperti palawija, kedua tentang sosialisasi sumber daya air, pengaturan undang-undang air menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi kekeringan tahun mendatang.

Acara dilanjutkan dengan Pentas seni yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dari masing-masing paroki. Paroki Sragen menampilkan kebudayaan lokal Sragen yaitu Tari Tayub. Pada jam 14.00 WIB acara dilanjutkan dengan kirab gunungan.  Kegiatan berlangsung dengan sangat meriah dan menghibur semua umat maupun masyarakat yang hadir. “Peringatan Hari Pangan Sedunia ini sangat penting untuk diadakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kita kepada sang pencipta karena telah menyediakan kebutuhan pangan yang melimpah kita sebagai manusia hendaknya menjaga dan melestarikannya, serta tak lupa ikut mendoakan bagi saudara-saudara kita yang masih mengalami musibah kelaparan dan kekurangan pangan” kata Bapak Supadiyatman, Ketua Tim Kerja Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Sragen. (PSE)