Rekoleksi Sakramen Penguatan: Melayani Dalam Keluarga, Gereja & Masyarakat

Jenawi (LENTERA) – Kegiatan triduum bagi calon penerima sakramen penguatan kelompok remaja kali ini dilaksanakan secara berbeda dengan tahun sebelumnya yang sering dilaksanakan di gereja paroki. Triduum yang biasanya dilaksanakan 3 hari berturut-turut, kali ini dikemas dalam bentuk rekoleksi selama 2 hari dan mengambil tempat di Gereja Animasi Jenawi. Kegiatan triduum ini dilaksanakan pada tanggal 13-14 Oktober 2015 dengan dibantu OMK Sragen sebagai fasilitator rekleksi. Peserta triduum ini berjumlah 119 orang yang berasal kategori remaja.

Pada Hari pertama peserta dibagi kedalam 8 kelompok kecil terlebih dahulu kemudian peserta diajak berdinamika bersama dengan ditutup matanya dan berjalan bergandengan ke pos-pos yang sudah disiapkan. Didalam pos tersebut fasilitator telah menyiapkan beberapa peraga yaitu selimut, roti yang diberi madu, roti yang dicelupkan jamu pahit, dan sate ayam. Peserta diajak untuk menggali pengalaman-pengalaman hidup yang telah dialami melalui peraga tersebut. Baik itu pengalaman kehangatan kasih dalam keluarga, pengalaman yang menyenangkan, pengalaman yang pahit dirasakan maupun pengalaman akan pengharapan yang tak kunjung dikabulkan. Melalui dinamika ini peserta diharapkan dapat mensyukuri segala pengalaman tersebut sebagai wujud cinta kasih Tuhan kepada kita umatnya.

Pada hari kedua peserta diajak untuk menonton film “Soegija”. Film ini dipilih karena berdasarkan tema yaitu pelayanan dalam keluarga, gereja dan masyarakat. Harapannya setelah menonton film tersebut peserta dapat meneladan sikap hidup Uskup Soegija, kita sebagai umat katolik harus tetap menjujung tinggi sikap dan rasa nasionalisme kita bagi bangsa Indonesia. Kegiatan selama 2 hari diakhiri dengan membangun niat bagi para peserta. Peserta diajak untuk ambil bagian dalam beberapa kegiatan gereja, yakni tugas paduan suara, LKTD FKPK, doa bersama, dan menonton film bersama Rekat. Selain itu, seluruh peserta sepakat untuk mengadakan kegiatan kerja baki di Taman Doa Ngrawoh sebagai bentuk ungkapan syukur telah menerima sakramen penguatan. Semoga dengan menerima sakramen penguatan, anak-anak dapat semakin aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan gereja maupun dalam kegiatan dalam lingkup bermasyarakat. (dn)