Misa Novena III Putaran 6 Taman Doa Ngrawoh: “Kasih yang Mewujud di dalam Tindakan Nyata.”

 

Ngrawoh (LENTERA) – “Dipadha Tresna Tinesnan Kaya Anggonku Tresna marang Kowe” (supaya kamu saling mengasihi, seperti aku telah mengasihi kamu, red) menjadi tema dari Perayaan Ekaristi Novena III Putaran 6 di Taman Doa Santa Perawan Maria di Fatima Ngrawoh, Sragen yang dipimpin oleh Romo Christophorus Tri Wahyono Djati Nugroho, Pr.

Perayaan Ekaristi yang dilaksanakan Kamis (28/04) ini dihadiri ± 400 orang umat Katolik dari Paroki Sragen dan luar paroki. Petugas Liturgi pada perayaan ekaristi yang dimulai pada pukul 19.00 tersebut adalah umat Wilayah Matius Tangen, dengan dibantu paduan suara Harmoni.
Dalam khotbahnya, Romo Djati mengatakan bahwa Bunda Maria itu sebagai saluran berkat bagi manusia. Berkat yang Bunda Maria berikan kepada umat manusia adalah Yesus sendiri. Hal itu beliau sampaikan berdasarkan pengalaman pelayanan di paroki Bandung, Wonosari, tempat Romo Djati bertugas. Lebih lanjut Romo Djati mengatakan bahwa dalam pengalamannya mendampingi umat Paroki Bandung, Romo Djati menjumpai semangat umat Paroki Bandung yang sangat luar biasa dalam membangun Gua Maria, kapel, gereja paroki.

Romo Djati mengatakan, “Sekarang umat yang hadir dalam novena, bukan hanya novena saja, bukan hanya misa dan doa saja, melainkan mulai berpikir untuk tempat ini masih kurang apa. Namun, bukan hanya berpikir saja, tindakan nyata juga penting, seperti melakukan gerakan untuk berbuat ini dan itu, menyisihkan rejeki untuk Ngrawoh. Itulah tanda perwujudtan iman yang nyata dalam tindakan.”

Sebelum berkat penutup, Romo Djati mengatakan dengan tegas bahwa untuk dapat saling membangun paguyuban umat beriman yang rukun, saling menopang satu dengan yang lain, berlandaskan iman yang kuat dan disertai dengan doa.