Perayaan Paskah Bersama TNI, POLRI, PNS & Umat Kristiani Se-Kabupaten Sragen

 

Sragen (LENTERA) –. “Akulah Garam dan Terang Dunia” menjadi tema Perayaan Paskah Umat Kristiani Bersama TNI, POLRI, PNS Se-Kabupaten Sragen, Selasa (12/4) bertempat di Gedung Sasana Manggala Sukowati. Perayaan paskah diadakan bertujuan untuk menciptakan kerukukan persaudaraan sejati serta kedamaian antara umat kristiani di Kabupaten Sragen. Adapun umat yang mengikuti perayaan terdiri dari umat dari Gereja Kristen, umat dari Gereja Katolik, dan beberapa dari jajaran pemerintahan Kabupaten Sragen yang seluruhnya berjumlah ± 2000 orang.

Perayaan dimulai pada pukul 10.00 WIB dibuka dengan doa pembukaan dan dilanjutkan laporan dari ketua panitia. Selanjutnya ada penampilan dari siswa-siswi SD Santo Fransiskus, TK Elim, SMP dan SMA di kabupaten Sragen yang menampilkan atraksi seni.

Acara dilanjutkan dengan renungan paskah yang dibawakan oleh Romo Robertus Hardiyanta, Pr. Romo mengajak umat untuk bersama-sama merenungkan tema perayaan paskah “Akulah Garam dan Terang Dunia”. Arti Garam dalam kehidupan mempunyai sifat yang menyedapkan, dan terang sesuatu yang tampak kita mempunyai saksi kepada semua orang yang bisa menerangi dalam kehidupan kita sehari-hari. Artinya menjadi Garam dan Terang Dunia artinya jangan mementingkan kehidupan dunia tapi harus bisa memberi contoh kebaikan dan tingkah laku kepada sesama kita dan dapat mencintai dan memberi kedamaian serta memberikan semangat yang menyenangkan dan menyedapkan kepada semua orang.

Bupati Sragen juga turut memberikan sambutan kepada umat. Dalam sambutannya bupati berpesan untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sragen. Yaitu dengan menghormati dan bertoleransi pada hari besar-besar yang dirayakan agama lain.

Pada akhir acara, teman-teman dari SLB Bagaskara memberikan satu penampilan sebelum doa penutup. “Perayaan paskah bersama sangat bagus sekali karena dapat membangkitkan seluruh umat Kristiani untuk menciptakan kedamaian, semangat kerukuan dan persaudaraaan sejati serta dapat menjadi garam dan terang kepada semua orang’ kata salah seorang umat memberikan kesan. (EDH)