Misa Devosi Maria Fatima: Wujud Syukur & Keutamaan murah hati

 

Ngrawoh (LENTERA) – Misa Devosi Maria Fatima bulan Juni di Kapel Adorasi Taman Doa Ngrawoh, Sragen, Senin (13/06) dipimpin oleh Romo Robertus Hardiyanta, Pr dengan petugas koor dan liturgi dari lingkungan Basilius Agung Kutorejo. Umat yang hadir hampir memenuhi Kapel Adorasi.

Dalam homilinya, Romo Hardi mengungkapkan bahwa sungguh merupakan kebanggaan karena kita bersyukur bahwa kedewasaan iman mulai tumbuh dengan semangat rela ikhlas, tulus, berkurban. Partisipasi dan keterlibatan kita dalam pembangunan Taman Doa Ngrawoh memang bukan hanya diwujudkan dalam materi dan uang tetapi juga dalam bentuk partisipasi tenaga dan doa. Inilah yang kiranya menjadi tanda bahwa kita memiliki iman yang makin mendalam dan dewasa. Kita mampu membangun dinamika kehidupan serta mau membangun iman. Dan dari proses itu kita berharap iman kita sungguh kita perlihatkan. Maka ketika kita dengan segala apa yang kita punya, berusaha untuk terlibat dalam pembangunan Taman Doa Ngrawoh sebagai salah satu wujud bagaimana kita bisa mengungkapkan keutamaan murah hati dan syukur seperti yang dikatakan dalam perumpamaan bacaan Injil hari itu (Matius 5:38-42) . Jika anda diminta berjalan satu kilometer, maka berjalanlah dua kilometer; Jika anda diminta seratus ribu, maka berikanlah lah duaratus ribu; Jika anda diminta memberi sepuluh ribu, maka berikanlah duapuluh ribu dan seterusnya. Tetapi yang terpenting dari semua adalah itu bagaimana kita mengungkapkan syukur dan memberikan apa yang bisa kita persembahkan kepada Tuhan.

Seperti yang sudah menjadi tradisi misa 13-an di Taman Doa Ngrawoh, diakhir perayaan ekaristi dilaksanakan penghormatan dan pentahtaan Sakramen Mahakudus. Selanjutnya diadakan Adorasi Sakramen Mahakudus sampai pukul 24.00 dengan petugas jaga bhakti dari lingkungan yang sudah dijadwalkan setiap jam.( Berturut-turt mulai dari umat lingkungan Nguwer, Taman Asri, Taman Sari, Teguhan, Mageru, Ngrawoh dan Panitia Pembangunan. (dn)