Belajar Bersama Bahan BKSN 2016

Tawangmangu (LENTERA) – Komisi Kerasulan Kitab Suci Kevikepan Surakarta mengadakan kegiatan belajar bersama bahan BKSN 2016 pada hari Sabtu-Minggu (16-17/7) bertempat di Wisma Santa Maria Tawangmangu. Kegiatan ini diadakan karena banyaknya bahan BKSN 2016 yang harus dipelajari dan disampaikan, oleh karena itu perlu waktu yang lebih untuk belajar. Seluruh paroki se-Kevikepan Surakarta mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kegiatan ini. Perwakilan terdiri dari beberapa unsur yakni PIA, PIR, OMK dan KKS yang seluruhnya berjumlah 80 orang. Adapun narasumber dari acara ini adalah Romo Yohannes Kristiyanta, Pr dari Mojosongo. Romo Kris menyampaikan tema BKSN 2016 dan gagasan pendukung bahan BKSN 2016 yang dibagi menjadi 4 bagian.

Tema BKSN 2016 adalah “Keluarga Yang Mewartakan dan Bersaksi Seturut Sabda Allah”. Adapun 4 bagian menurut tema tersebut adalah : Bagian I Yesus Model Pewarta Sejati, Bagian II Bersaksi dan Mewartakan dalam Keluarga, Bagian III Bersaksi dan Mewartakan Dalam Gereja, Bagian IV Bersaksi dan Mewartakan Di Tengah Masyarakat. Dalam paparannya Romo Kris mengajak peserta untuk membiasakan diri dengan anggota keluarga untuk membaca kitab suci tiap hari hingga berpengaruh dan berdampak pada kebiasaan hidup Keluarga. Pada keesokan hari, Minggu (17/7) diadakan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Kris dan sekaligus menutup kegiatan pada hari itu.

Sebagai kelanjutan kegiatan Belajar Bersama Bahan BKSN 2016, pada hari Minggu (31/7) bertempat di Gereja Kristus Raja Solo Baru dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Materi BKSN 2016 yang diselenggarakan oleh Komisi Liturgi Kevikepan Surakarta. Masih bersama Romo Yohannes Kristiyanta, Pr sebagai Narasumber. Romo Kris berkata bahwa keluarga menjadi tempat awal untuk benih iman akan Tuhan itu ditanam dan dihidupi. Tugas keluarga adalah saling meneguhkan iman akan Tuhan dan meneruskan keyakinan iman yang kokoh tersebut kepada anak-anak. Acara dilanjutkan dengan dengan pembacaan pengumuman dan makan siang bersama. Setelah makan siang dilanjutkan dengan pembagian buku panduan Bulan Kitab Suci Nasional 2016. (KKS)