Bunda Maria Fatima Kembali Menyapa Umat di Lingkungan

 

Paroki Sragen (LENTERA) – Dalam rangka memperingati Penampakan Maria di Fatima Portugal dan dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-59 Paroki Sragen, kegiatan Visitasi Bunda Maria Fatima diadakan. Patung Bunda Maria Fatima dikirab keseluruh lingkungan-lingkungan di wilayah Paroki Sragen, dengan tujuan agar umat di lingkungan-lingkungan semakin meneladan perikehidupan Bunda Maria yang selalu menyerahkan hidupnya seturut kehendak Allah.

Kegiatan ini dimulai pada Minggu (21/8). Lingkungan pertama yang dikunjungi oleh Bunda Maria adalah Santa Lucia Taman Sari. Romo Robertus Hardiyanta Pr memberkati Patung Bunda Maria Fatima sebelum diberangkatkan, pada saat itu Romo juga memberkati lonceng yang akan dipasang di Gereja Berjuang Taman Doa Ngrawoh.

Dalam homilinya, Romo Hardi berpesan kepada umat agar Patung Bunda Maria jangan hanya dianggap sebagai patung saja, tetapi harus dijiwai sebagai Bunda Maria yang mengunjungi dan menyapa umat di wilayah Paroki Sragen. Romo mengajak agar umat lingkungan melakukan jaga bakti selama 24 jam tanpa terputus sehingga Bunda Maria tidak ditinggal sediri tanpa ada yang melakukan devosi.

Setelah perayaan Ekaristi, Bunda Maria Fatima dihantar menuju Lingkungan Taman Sari oleh panitia Ad Hoc. Di Lingkungan Taman Sari, Bunda Maria disambut dengan sukacita oleh umat yang hadir. “Semoga dengan kunjungan Bunda Maria di lingkungan kami, kami semakin mendekatkan hati pada Yesus dan dapat semakin meneladan sikap hidup Bunda Maria,” kata Elin, warga Lingkungan Taman Sari, kepada Redaksi Lentera. (mana2)