Kemah Kerukunan Antar Umat Beragama Kabupaten Sragen

Masaran (LENTERA) – Pada pukul 09.00, lebih dari 100 orang perwakilan dari masing-masing organisasi masyarakat (Ormas) agama berkumpul di Lapangan Masaran untuk mengikuti apel pembukaan Kemah Kerukunan Antar Umat Beragama yang dilaksanakan hari Kamis-Jumat (4-5/08). Badan Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat, dan Politik (Kesbanglimaspol) Kabupaten Sragen menjadi pelaksana kegiatan tersebut bekerjasama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katolik Sragen diwakili oleh Yudi, Danan, Seffan, Aji, Wisnu dan Dito mengikuti kemah tersebut. Apel pembukaan menjadi pembuka acara tersebut, dilanjutkan dengan permainan ringan oleh DKC Kabupaten Sragen. Ada 3 game yang dimainkan, game yang pertama adalah menyusun gambar Garuda Pancasila, kedua membuat menara dari sedotan, dan yang terakhir membuat yel yang kreatif. Terlihat semangat dari peserta yang terdiri dari gabungan berbagai agama dalam melaksanakan setiap instruksi permainan

Pada sesi II, pelaksanaan kegiatan seminar dengan pemberi materi Bapak Komandan Koramil Masaran. Beliau menerangkan tentang pentingnya Bela Negara yang diawali dengan menerima perbedaan agama. Bapak Danramil menghimbau perbedaan bukan penghalang untuk tetap setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasa sesi malam hari, kegiatan penyerahan bantuan sosial dilaksanakan dan dilanjutkan dengan acara api unggun dan kegiatan panggung gembira. Semua peserta melebur menjadi akrabkan satu sama lain tanpa menghiraukan perbedaan.

Pagi harinya, Jumat (5/8), peserta diajak untuk membersihkan lingkungan sekitar tempat kemah, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan kemah ditutup dengan apel penutupan. “Kegiatan seperti ini sangat bagus diadakan secara rutin agar hubungan antar umat beragama dapat berjalan harmonis, akan tetapi dapat diinovasi mungkin dengan kegiatan aneka lomba dan kreativitas”, kata Kirana Nandito memberikan kesan.(mana2)