Novena Ngrawoh VII: “Orang Katolik Harus Bahagia”

 

Ngrawoh (LENTERA) – “Meneladan Bunda Maria dengan Berkorban Diri untuk Kedamaian Dunia” menjadi tema Perayaan Ekaristi Novena ke 7 putaran VI di Taman Doa Santa Perawan Maria Ngrawoh. Pada hari Kamis (15/09), Perayaan Ekaristi yang bertepatan dengan Perayaan Santa Perawan Maria Berdukacita tersebut dipimpin oleh Romo Agustinus Nunung Wuryantoko,Pr dengan petugas Liturgi umat Wilayah Masaran dan petugas paduan suara dari orang muda Katolik (OMK) Paroki Sragen.

Hujan lebat yang turun pada novena tersebut dimaknai oleh umat yang hadir sebagai rahmat Tuhan yang menyejukkan batin dan menyuburkan tanah.

Romo Nunung dalam khotbahnya mengatakan bahwa Ibu Maria yang bersedih yang dirayakan pada novena tersebut mengajak umat untuk selalu bergembira. “Orang Katolik itu harus gembira karena mempunyai pengharapan, jangan mengeluh,walaupun banyak hutang, banyak masalah, kita punya pengharapan. Bunda Maria yang bersedih tidak mengambarkan Maria yang bersedih melainkan selalu menampakan diri sebagai Bunda yang penuh pengharapan,” kata Romo Nunung kepada umat yang hadir.Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan adorasi Sakramen Ekaristi sampai pada pukul 24.00. (Ddk)