SEKOLAH KETUA LINGKUNGAN : Membangun Peradaban Kasih, Sejahtera, Beriman dan bermartabat

Muntilan (LENTERA) – Selama dua hari satu malam, Sabtu-Minggu (12-13/11), para pamong Lingkungan, Wilayah dan Stasi Se-Paroki Sragen mengikuti Sekolah Ketua Lingkungan bertempat di Susteran Fransiskus Asisi OSF Muntilan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 73 orang yang terdiri dari para Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, Ketua Stasi dan Pengurus Dewan Harian Paroki Sragen. Pendamping dan pengisi materi adalah Tim Animasi Museum Misi Muntilan.

Sekolah Ketua Lingkungan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilakukan, yang pertama telah dilaksanakan tahun lalu di Pasturan Sanjaya Muntilan. Materi yang diberikan tentang Spiritualitas pamong lingkungan, memberikan bekal kepada para peserta tentang usaha membentuk keterlibatan membangun peradaban Kasih: sejahtera, beriman, bermartabat, supaya Gereja Paguyuban lingkungan menjadi semakin inklusif, inovatif dan transformatif.

Peserta diajak diskusi secara berkelompok sesuai Wilayah, Stasi masing-masing membuat evaluasi dan rencana program kerja. Proses diskusi tersebut merupakan bagian proses penggembalaan dan hasilnya akan berguna untuk menyusun program kerja dan akan menjadi acuan dalam pelayanan.di lingkungan.

Romo Robertus Hardiyanta, Pr, Romo Paroki Sragen, mengungkapkan bahwa kegiatan Sekolah Ketua Lingkungan tersebut menjadi bekal bagi para Ketua lingkungan, Wilayah dan Stasi dalam melayani umat di wilayah pelayanannya sehingga bisa mengetahui bagaimana berpastoral di Kabupaten Sragen.

Tujuan dari Sekolah Ketua lingkungan ini untuk meningkatkan sumber daya manusia Ketua Lingkungan supaya pelayananannya menjadi semakin optimal sehingga bisa menentukan usaha dan aksi untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif, inovatif dan transformatif, demikian diungkapkan Bapak Andreas Kosasih, Ketua Bidang VI Dewan Paroki Sragen, yang menjadi Koordinator kegiatan tersebut.(dn)