Acara Temu Pastoral: “Mengembangkan Pastoral Orang Muda yang Bergairah di Tengah Masyarakat Multikultur”

Paroki Muntilan (LENTERA) – Pusat Pastoral Sanjaya Muntilan menjadi lokasi pelaksanaan Temu Pastoral (Tepas) Kevikepan Surakarta. Kegiatan yang dilaksanakan pada 11-13 Januari membahas tema “Mengembangkan Pastoral Orang Muda yang Bergairah di Tengah Masyarakat Multikultur.” Pertemuan diawali dengan ibadat pembuka dan dilanjutkan dengan laporan dan presentasi dari Komisi Komunikasi Sosial (Komsos), Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), Komisi Keadilan Perdamaian, Keutuhan Ciptaan (KPKC), dan Komisi Karya Misioner, dan informasi dari Seminari Menengah Mertoyudan.

Diskusi tentang cara pandang terhadap Orang Muda Katolik (OMK) tentang Rencana Induk Pastoral Keuskupan Agung Semarang (RIKAS) 2016-2035 dan strategi pastoral Kaum Muda menjadi agenda hari pertama. Perayaan Ekaristi menjadi pembuka kegiatan hari kedua, dan dilanjutkan dengan pemaparan hasil diskusi hari pertama.

Pada sesi kedua, Romo Yohanes Dwi Harsanto Pr menyampaikan materi tentang pendampingan OMK secara baik dan bijak. “Kita harus masuk melalui pintu mereka dan keluar melalui pintu kita,” kata Romo Dwi Harsanto dengan tegas. Dr. Suhadi Cholil, MA menyampaikan materi yang mengangkat tema “Kaum Muda Beragama Menemukan (Kembali) Pengikat Multikulturnya” tema ini diambil dalam kaitanya dengan keadaan berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia. Dinamika Tepas dilanjutkan dengan diskusi tentang pendampingan pastoral OMK.

Pada hari ketiga, diskusi peserta lebih fokus dengan program tindak lanjut yang akan dilakukan di setiap Rayon di Kevikepan Surakarta. (Sfn)