Paroki Sragen Juara Dua Tradisional Youth Festival

Surakarta  (LENTERA) – Dalam menyongsong Asian Youth Day ke- 7 yang akan dilaksanakan di Indonesia. Paroki-paroki di Rayon Timur dan Rayon Kota Kevikepan Surakarta mengadakan acara “Traditional Youth Festival”. Acara tersebut adalah rangkaian Pra-acara Asian Youth Day ke-7. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman ATMI Sport Center Surakarta tersebut diikuti oleh 24 Paroki se-Kevikepan Surakarta. Traditional Youth Festival melombakan permainan tradisional seperti bakiak, balap karung, balap kelereng, engrang batok, dan engklek secara estafet.

Minggu (19/2), dalam pertandingan tersebut Paroki Sragen satu grup dengan Paroki Wedi dan Kartasura. Paroki Sragen melanjutkan ke fase 8 besar setelah mengalahkan Paroki Wedi dan Kartasura. Pada fase 8 besar, Paroki Sragen mengalahkan Paroki Santa Maria Asumpta Klaten dan berlanjut ke putaran semi final melawan Paroki Purbayan.

Setelah mengalahkan Paroki St. Antonius Purbayan, Paroki Sragen melawan Paroki Danan di partai Final. Pertandingan Final antara Paroki Sragen dan Paroki Danan sangat menegangkan. Paroki Sragen sempat tertinggal dalam pemainan balap bakiak tetapi bisa mengejar ketertinggalan tersebut di permainan balap karung dan engrang batok, akan tetapi pada lomba èngklèk Paroki Danan mendapatkan keberuntungan dengan menyelesaikan permainan lebih cepat. Paroki Danan menjadi juara Pertama, Paroki Sragen menjadi juara kedua, menyusul Paroki Simo sebagai juara ketiga.

Tim Paroki Sragen yang beranggotakan Pelajar Katolik yaitu Banu, Ardan, Asti, Cici, Sinta, Maria, Sasa, Ian, Gaby, Lusi, Deta merasa bersyukur karena dapat melakukan yang terbaik.  “Kami bersyukur dan bangga mendapatkan juara dua,  ini merupakan kemenangan pertama dalam perlombaan Forum Komunikasi Pelajar Katolik (FKPK) angkatan 2017,” kata Vina, ketua FKPK angkatan tahun 2017 dengan bangga. (FKPK)