Orang Muda Katolik Sragen Ikuti Karnaval HUT ke-271 Kabupaten Sragen

Sragen (LENTERA) – Acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-271 Kabupaten Sragen disemarakkan dengan kegiatan karnaval dan tumpengan. Sejak pukul 18.00, Ribuan warga Bumi Sukowati memadati alun-alun sampai kantor Poltas Sragen, Rabu (24/5). Karnaval tersebut diikuti oleh 24 organisasi masyarakat (Ormas) dan instasi yang ada di Kabupaten Sragen.

Gereja Katolik St. Perawan Maria di Fatima Sragen mendapatkan undangan dari Pemerintah Kabupaten Sragen untuk menjadi peserta Karnaval Hari Jadi Sragen. Orang muda Katolik, Forum Komunikasi Pelajar Katolik (FKPK), serta Remaja Katolik (Rekat) ambil bagian dalam karnaval tersebut dengan menampikan tarian ‘Gendhuk Iter-iter.’ Tarian tersebut menceritakan tentang budaya gotong-royong yang menjadi jati diri Bangsa Indonesia. Tema tersebut diangkat sebagai peringatan agar masyarakat tidak melupakan gotong-royong serta peduli terhadap sesama tanpa membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, antar golongan.

Pada pukul 20.00, kegiatan karnaval tersebut dimulai dengan tanda nyala kembang api. Peserta karnaval yang sudah berkumpul mulai dari Kantor Poltas sampai alun-alun menampilkan penampilannya di depan pengunjung yang berkumpul di alun-alun. Walaupun Paroki Sragen yang mendapatkan giliran tampil pada pukul 22.00, kaum muda Katolik Paroki masih bersemangat ditengah deraan rasa capai yang meggerogoti tubuh mereka.

Suasana cair terjadi antar peserta karnaval saat menunggu giliran tampil, banyak pengunjung yang melakukan swafoto dengan orang muda Katolik sragen, dan ada beberapa anggota OMK yang berjoget dengan perserta karnaval dari Ormas Hindu Se-Jawa Bali. Hal ini menandakan persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia masih tetap terjaga. (SFN)