Retret CFC Nasional: Keluarga Katolik Yang Semakin Kuat Dan Setia

Jenawi (LENTERA) – Couples for Christ (CFC) adalah gerakan gerejawi Katolik internasional yang bertujuan untuk memperbarui dan memperkuat nilai-nilai Kristen di dalam keluarga. Minggu (11/6) Couples for Christ cabang Yogyakarta, Solo, Weleri, Muntilan, Magelang, dan Jakarta mengadakan retret di Gereja Animasi Jenawi. Kegiatan retret tersebut dibuka dengan Perayaan Ekaristi oleh Romo Robertus Hardiyanta, Pr. Sebanyak 200 orang peserta mengikuti kegiatan retret aula Gereja Stasi Santo Yulius Jenawi.

Romo Hardi memberikan apresiasi kepada gerakan CFC yang punya peran sangat signifikan di dalam kehidupan mengereja. Romo Hardi memuji adanya regenerasi anggota dari masa ke masa terlebih pada pasangan-pasangan muda.

Retret yang mengangkat tema “Strong and faithful” (red. kuat dan setia) menjadi semakin hangat ketika peserta menyanyikan lagu-lagu pujian. Pada sesi II, perserta saling bertukar pengalaman iman mereka. Tidak sedikit yang menceritakan pengalaman mukjizat yang membuat haru peserta para peserta, hal tersebut meneguhkan iman. Semua peserta terlihat senang, bahagia, suka cita, damai, dan saling berbagi. “Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki, dan tetap kuat. Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih,” kata salah seorang yang memberikan kesaksian iman kepada peserta yang lain.

Bapak Alex, Ketua Pembina CfC Nasional, melakukan pemotongan tumpeng yang bertuliskan angka 25 di tubuh tumpeng, tanda bahwa CFC Indonesia yang merayakan ulang tahun ke-25. Tumpeng tersebut berbahan nasi jagung pada warna kuningnya dan pada angka 25 yang berwarna putih berasal dari beras putih yang merupakan produk lokal Jenawi. “Semoga dalam usianya itu CFC Sragen semakin maju,” kata Bapak Yosef Sukimin memberikan kesan. (CFC)