Lomba Koor HUT Paroki Wonogiri: Paduan Suara Santa Maria Mengetarkan Paroki Wonogiri

Wonogiri (LENTERA) – Pelayanan Paduan Suara (Padus) atas permintaan umat yang biasanya diberikan pada saat penerimaan Sakramen Perkawinan ataupun Perayaan Ekaristi adalah suatu tanggungjawab sekaligus suatu bentuk pelayanan yang diberikan Orang Muda Katolik Paroki Sragen.

Namun, Minggu (23/7), tidak seperti biasanya, raut wajah para anggota Padus Santa Maria Fatima Sragen begitu cerah, karena pada hari tersebut merupakan saat yang membahagiakan karena OMK Sragen berkesempatan untuk menunjukkan eksistensinya diantara OMK di Kevikepan Surakarta melalui lomba paduan suara. Lomba yang dilaksanakan di Gereja St. Yohanes Rasul Wonogiri tersebut diikuti oleh 23 peserta dari berbagai paroki di Kevikepan Surakarta.

Paduan suara OMK dilatih oleh Gaudeliva Herlin Agustina, yang sekaligus sebagai sang organis dan Yohana Chrisostoma Ferania Widianti. Penampilan OMK Sragen tatkala itu dinilai oleh dewan juri, yaitu pertama Tonie Widyarto, komposer, arranger, komisi musik liturgi KAS, lalu kedua adalah Raden Mas Albertus Wishnu, dosen mayor vokal, dan yang ketiga atau terakhir adalah Yoachim Agus Tridiatno, anggota komisi musik liturgi KAS dan dosen Universitas ATMA Jaya Yogyakarta.

Namun, penampilan Padus Santa Maria Sragen yang mendapatkan apresiasi baik dari Bapak Wishnu belum mampu membawa OMK Sragen menjadi salah satu penampil terbaik. Selain itu, saran serta masukan dari para dewan juri membawa OMK Sragen menjadi lebih baik dalam membawakan pelayanan.

Partisipasi dalam lomba paduan suara menunjukkan bahwa ada semangat pelayanan dan pewartaan dari OMK Sragen dan OMK Kevikepan Surakarta. Bapak Yoachim mengatakan bahwa keterlibatan orang muda di dalam Padus merupakan suatu bentuk pelayanan yang nyata di dalam hidup menggereja.