Perayaan HUT 72 Kemerdekaan RI

Paroki Sragen (LENTERA) – Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus diperingati dan dirayakan oleh seluruh khalayak Republik Indonesia dengan berbagai macam kegiatan. Umat Katolik Paroki Sragen Gereja menyambut perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tersebut dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Robertus Hardiyanta,Pr, dengan petugas liturgi dan paduan suara oleh Orang Muda Katolik (OMK, Rabu (16/8), pukul 16.30.

Dalam homilinya Romo Hardi mengajak umat untuk bersama-sama merenungkan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan merenungkan Surat Gembala dari Uskup Mgr. Robertus Rubiatmoko, uskup Keuskupan Agung Semarang. Uskup Robertus Rubiatmoko mengajak umat untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila, menangkal SARA, menyikapi intolerasi, memperkuat demokrasi, membangun kekuatan media, mengembangkan sikap toleransi dan belarasa, menguatkan semangat kebangsaan dan ke-Bhineka Tunggal Ika-an, memunculkan kader negarawanan Katolik, dukungan kepada pastoral kaum muda.

Keesokan harinya, warga Kabupaten Sragen merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan upacara bendera, Kamis (17/8). Seluruh perwakilan komponen masyarakat hadir dalam upacara bendera di Lapangan Stadion Taruna Sragen. Tidak ketinggalan di dalamnya juga turut hadir perwakilan dari tiap pemeluk keyakinan di Kabupaten Sragen. Atas undangan dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, para pemuda-pemudi Katolik turut ambil bagian dalam upacara tersebut.

Upacara yang dihadiri sekitar 2000 orang peserta itu juga mengundang para pejabat pemerintahan, dan Bupati Sragen dr. Kusdinar Yuni Untung Wiyono tentu menjadi inspektur upacara. Beliau berpesan bahwa semangat kemerdekaan dalam keberagaman hendaknya diisi dengan hal positif dan saling membangun. (Yudhi Prast)