Sarasehan Malam Tirakatan HUT 60 Paroki Sragen

Paroki Sragen (LENTERA) – Paroki Santa Perawan Maria di Fatima Sragen memperingati Hari berdirinya Paroki Sragen setiap tanggal 2 September. Dalam suasana sukacita tersebut, Panitia Ad Hoc Hari Ulang Tahun ke-60 dan Hari Pangan Sedunia (HPS) Paroki Sragen, Wilayah Petrus dan Wilayah Gabriel menyelenggarakan acara Sarasehan Malam Tirakatan HUT Paroki Sragen, Sabtu, (2/9).

Acara yang dimulai pada pukul 19.30 tersebut, dihadiri oleh tamu undangan yaitu Bapak H. Moecthingudin, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sragen, Bapak Purwo Admojo perwakilan umat Hindu, Bapak Moedjono perwakilan umat Budha, warga RW 04 Mageru, Tim SAR Himalawu Sragen, ORARI Kab. Sragen, Ketua Wilayah/Stasi, Ketua Lingkungan, dan Paguyuban REKAT, FKPK, OMK Paroki Sragen, Paguyuban Kerjo Penak. Selain itu, pada kesempatan yang sama, peringatan Hari Pangan Sedunia 2017 dan Pisah Sambut Romo Paroki Sragen dilaksanakan di halaman GerejaKatolik Santa Perawan Maria di Fatima,Sragen.

Dalam sesi sambutan, Bapak Warno, Ketua RT/RW 04 KAmpung Mageru menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada umat Paroki Sragen. Bapak Warno juga mengatakan bahwa selama menjadi ketua RW, tidak ada kesalahpahaman dan perselisihan dengan warga gereja dan Romo-romo yang berkarya di Paroki Sragen. Bapak Warno bersyukur karena terjalinnya ikatan silahturahmi antara umat Gereja Katolik Sragen dan warga RW 04. “Saya mengibaratkan hubungan silaturahmi ini seperti nama saya Warno; ‘War’ yang berarti ‘perang’, ‘No’ yang berarti tidak, artinya tidak pernah perang,” kata Bapak Warno dalam sambutannya.

Dalam sesi pisah sambut, Romo Hardi dan Romo Yamto dengan umat dan warga RW 04 Mageru. Romo Medardus Sapta Margana, yang akan menjadi Pastor Paroki Sragen, memperkenalkan diri kepada umat dan warga Mageru. Hiburan Gending dari Wilayah Bartolomeus Sidoharjo semakin menghangatkan suasana sarasehan tersebut. (3-lin)