Ulang Tahun Lingkungan Mikael Tegal Sari :Delapan Tahun Menyebarkan Berkat

Tegal Sari (LENTERA) – Santo Mikael, Malaikat Agung merupakan panglima pasukan surgawi, yang selalu mendengarkan doa dan memberikan perlindungan kepada setiap orang Kristen yang meminta pertolongan dan bagi yang mendekatkan diri kepadanya. Santo Mikael sangat ditinggikan dan diberi penghargaan oleh Bapa Surgawi karena jasanya dalam mengalahkan Lucifer dan para malaikat yang memberontak. Malaikat Mikael setia kepada Bunda Maria dan Puteranya Yesus Kristus. Santo Mikael selalu berada di hadapan Allah, dan menyampaikan kepada Allah doa-doa dan permohonan para sahabatnya.

Santo Mikael juga tidak henti-henti mendoakan dan memberi perlindungan kepada orang-orang yang menghormati dan bergaul akrab dengannya. Semangat inilah yang dihidupi oleh umat Lingkungan Tegal Sari yang memilih Santo pelindung Malaikat Mikael. Umat Lingkungan Mikael Tegal Sari berharap dapat meneladan Malaikat Mikael terutama menghantarkan kebaikan bagi sesama.

Jumat (29/9), umat Lingkungan Tegal Sari merayakan ulang tahun lingkungan yang ke-8 tahun. Perayaan Syukur Ekaristi dipimpin oleh Romo Medardus Sapta Margana,Pr, di rumah Bapak Agung Sanjaya, Ketua Lingkungan Tegal Sari. Pada pukul 19.00, Misa Kudus dimulai, dan dihadiri oleh 150 orang lingkungan dan tamu undangan.

Dalam homilinya Romo Sapta Margana menjelaskan tentang arti istilah lingkungan yang sekarang digunakan untuk menamakan paguyuban yang terkecil dari sebuah paroki. Istilah lingkungan pertama kali dikenalkan oleh Mgr. Albertus Soegijapranata yang mempunyai tujuan menghubungkan antara masyarakat dengan gereja, begitu pula sebaliknya. Romo mengajak agar umat dapat semakin menyebarkan berkat Tuhan, bukan hanya berhenti di gereja melainkan sampai di masyarakat. (n0er)