Misa Novena VII Putaran 6 Ngrawoh: Tantangan Pewarta Kasih

Ngrawoh (LENTERA) – Setiap Malam Jumat Wage, umat Paroki Sragen mengadakan Misa Novena, kali ini memasuki ke- VII putaran ke-6 di Taman Doa Santa Perawan Maria Ngrawoh pukul 18.00. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Yustinus Agus Purwadi,Pr dilaksanakan di Kapel Santo Yusuf-Santa Maria. (5/10).

Petugas Liturgi pada Perayaan Syukur tersebut yaitu umat Wilayah Masaran. Petugas paduan suara oleh Remaja Katolik Wilayah Santa Odilia Kebakramat, Paroki Karanganyar. “Setia Menjadi Pewarta Kasih Meski Harus Menghadapi Tantangan dan Penolakan,” menjadi tema yang ingin direnungkan di dalam perayaan Ekaristi tersebut.

Dalam renungannya, Romo Agus mengatakan bahwa orang tua, terutama yang sudah meninggal, terkadang meninggalkan warisan baik dalam bentuk barang maupun pesan. Warisan pesan tersebut yang akan menjadi sesuatu yang berharga yang jadi penuntun kehidupan anak-anaknya.

Romo Agus menjelaskan tentang Kitab Barukh yang berisikan tentang pengalaman Bangsa Israel yang meninggalkan dan tidak bertobat berbalik kepada Tuhan sehingga mereka mengalami berbagai kemalangan. “Terkadang kalau kita mengalami misalnya kecelakaan, kita mengatakan bahwa kita sedang mendapatkan cobaan dari Tuhan, padahal kecelakaan yang kita lakukan itu akhibat kesalahan kita sendiri misalnya menerobos lampu merah, Tuhan ingin semua manusia itu selamat dengan penebusan Tuhan Yesus,” kata Romo Agus memberikan contoh.

Romo menekankan bahwa Mewartakan kasih nampak dalam kehidupan dengan mewartakan kabar yang baik dan bukan kabar bohong. Romo menyemangati umat untuk selalu semangat untuk menjadi pewarta kabar gembira walaupun mendapatkan tantangan. (yDw)