OMK 4G “Guyub, Gayeng, Greget, Gumregah”

Mojogedang (LENTERA) – Temu Raya Orang Muda Katolik (OMK) se-Kevikepan Surakarta dilaksanakan di Rumah Revolusi Mental Wahana Cipta Sinatria (WCS), Mojogedang, Karanganyar. Sabtu-Minggu (25-26/11), Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan Asian Youth Day (AYD) yang dihadiri oleh sekitar 150 orang peserta dari perwakilan paroki se-kevikepan Surakarta. Temu raya tersebut mengangkat tema 4G: Guyub, Gayeng, Greget, Gumregah (red. bersatu, gembira, semangat, bergerak)
.
Pada sesi pertama, Romo Romualdus Subyantara,Pr, memberikan evaluasi bagaimana kegiatan tindak lanjut dari pelaksanaan Asian Youth Day (AYD). Romo Suby mengatakan bahwa jumlah umat Katolik di Kevikepan Surakarta ada 95.281 jiwa, dan 18,9% dari umat tersebut adalah OMK yang berjumlah 18.008 jiwa. Namun, sebagian besar dari OMK tidak berdomisili di Kevikepan Surakarta karena berkuliah di tempat lain. Hal lain yang menjadi hambatan untuk berkegiatan adalah adanya kondisi geografis beberapa paroki memiliki jarak yang jauh.

Setelah mendengarkan pengarahan dari Romo Suby, peserta berkumpul sesuai dengan rayon masing-masing untuk mempersiapkan pensi. Dalam pensi tersebut, peserta dari masing-masing rayon menampilkan bakat dan talenta mereka pada pentas seni yang bertempat ditengah lapangan terdapat api unggun di tengahnya. Para peserta per-Rayon menampilkan drama, musikalisasi puisi, bernyanyi, berdendang, berjoget, di dalam pentas seni yang meriah dan seru pada malam itu. Acara hari pertama ditutup dengan ibadat taize.

Pada pengolahan hari kedua, para peserta diajak olahraga pagi bersama dilanjutkan dengan kegiatan out bound. Kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan rencana tindak lanjut (RTL) yang dilakukan kelompok rayon. Acara temu raya ditutup dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Suby. (YSN)