Misa Novena II Ngrawoh 2018: Meningkatkan Standar Hidup

Ngrawoh (LENTERA) – Umat Paroki Sragen berbondong-bondong datang ke Taman Doa Ngrawoh untuk melakukan Perayaan Ekaristi Novena 2, a Kamis (22/2). Perayaan ekaristi yang dilaksanakan pada pukul 19.00 tersebut dipimpin oleh Romo Laurentius Andika Bhayangkara,Pr. Umat Wilayah Santo Yohanes Kedawung menjadi petugas paduan suara dan liturgi pada Novena yang memasuki putaran ke-8 tersebut.

Dalam homilinya Romo Andika mengajak umat untuk meningkat standar kehidupan dari yang hanya tahu mana yang baik dan mana yang buruk, meningkat menjadi berani melakukan tindakan nyata. Romo Andika mencontohkan berdasakan pada kitab Nubuat Yehezkiel yang menekankan bagaimana Roh menggerakkan orang fasik untuk bertobat dan meninggalkan kefasikannya, hal tersebut senada dengan bacaan Injil Matius yang menekankan tentang tututan Yesus kepada murid-muridnya agar meningkatkan standar hidup bukan hanya patuh pada aturan melainkan melakukan suatu hal yang benar dengan penuh kesadaran.

“Dalam aturan Sepuluh Perintah Allah, membunuh itu dosa, tetapi Yesus mengajak kita untuk meningkatkan standar hidup kita dengan tidak membunuh karakter seseorang. Sering kita melakukannya,seperti mengatakan bodoh kepada anak kita, sehingga anak tersebut jadi minder dan tidak berkembang,” kata Romo mengingatkan umat.

Romo Andika juga menjelaskan tentang tema Novena “Pertobatan: Berdamai dengan Keterpurukan, Kefasikan Hidup di Dunia,” yang ingin mengajak umat yang hadir untuk berdamai dengan diri pribadi dan setelah itu berani menjadi virus-virus kasih yang senantiasa menjalin relasi hangat dengan setiap orang, dengan cara meninggalkan kebiasaan lama. Setelah perayaan Ekaristi usai, Umat dengan khusuk menuju ke Kapel Adorasi untuk melakukan sembah bakti di hadapan Sakramen Maha Kudus yang ditahtakan. (WidYus)