Supervisi Keuskupan Agung Semarang untuk Pengelolaan Paroki Sragen

Paroki Sragen (LENTERA) – Dewan Paroki Sragen pada hari Senin (07/05) menerima kehadiran Tim Supervisi Keuskupan Agung Semarang yang datang untuk mengadakan Supervisi pengelolaan Paroki Sragen, melihat sejauh mana pengelolaan Paroki Sragen hingga saat ini. Ada Tiga tata tetap yang menjadi acuan utama dalam pengelolaan paroki, yaitu: tata penggembalaan, tata kelola administrasi, dan tata kelola harta benda

Tim Supervisi yang hadir ke Paroki Sragen terdiri dari Rm. Antonius Budi Wihandono, Pr (Vikep Surakarta), Rm. Kriswanto, Rm. Nunung, Rm. Sudarisman, Rm. Dwi Prasetya, Rm. Maradiyo, Bp. Ruwijadijanto, Bp. Prasojo, Bp. Heris, Bp. Wisnu, Bp. Agung. Tim Supervisi ini disambut oleh Romo M. Sapta Margana, Pr; Rm. Laurentius Andika Bhayangkara; Rm. Petrus Soeprijanto, Pr dan Dewan Paroki Sragen.

Supervisi adalah sebuah pembelajaran bersama mengenai Paroki, sehingga suasananya adalah belajar bersama dan melihat bersama mengenai paroki dari dekat. Kesadaran bahwa pembenahan dan penataan harus mengakar sampai paroki dan, terutama dalam menjadikan gereja yang semakin inklusif, inovatif, dan transformatif, demikian diungkapkan Romo Kriswanto, Pr, Ketua Tim Supervisi Keuskupan Agung Semarang.

Acara Supervisi diawali dengan perkenalan Tim Supervisi Keuskupan Agung Semarang, penjelasan maksud Supervisi. Kemudian dilanjutkan presentasi narasi Paroki oleh Dewan Paroki Sragen serta tanggapan Tim Supervisi hingga dilanjutkan dengan wawancara ke masing-masing bagian Dewan Paroki dan Sekretariat Paroki yang meliputi tata penggembalaan, tata kelola administrasi, dan tata kelola harta benda.

Usai wawancara, maka diadakan diskusi bersama antara Tim Supervisi dengan Dewan Paroki Sragen, kemudian dibuatlah rekomendasi untuk pengelolalan Paroki Sragen agar ke depan bisa lebih baik. (dn)