Perayaan Hari Pangan Sedunia & Syukur Imamat

Jenawi (LENTERA) – Perayaan Ekaristi Hari Pangan Se-Dunia & Syukur Imamat (Rm. Petrus Soeprijanto Pr ke 40 tahun, Rm. Medardus Sapta Margana Pr ke 25 tahun dan Rm. Laurentius Andhika Bayangkara Pr ke 1) serta Perayaan Minggu Misi Sedunia 2018 diadakan Minggu (21/10) di Gereja Stasi Santo Yulius Jenawi. Misa dilaksanakan dimulai jam 08.10 WIB secara konselebrasi 5 Imam (ada 2 Romo tamu yakni Rm. Petrus Sajiyana Pr, Rm. Agustinus Agus Purwadi, Pr.

Awalnya Puncak Hari Pangan Se-Dunia diadakan hanya lingkup Paroki Sragen saja, namun atas kesepakatan bersama Tim Kerja PSE Rayon Timur Kevikepan Surakarta, 4 Paroki lain (Jumapolo, Karanganyar, Palur dan Gemolong) ikut bergabung. Acara juga dihadiri oleh Ibu Agustina Wilujeng anggota DPR RI dari Komisi IV yang membidangi Pertanian yang memberi bantuan bibit alpokat untuk para petani .

Dengan Tema HPS 2018 ‘Keluarga sebagai Komunitas Berbagi Pangan“ diharapkan dari dalam keluarga ada kesadaran terus menerus berbela-rasa, tidak sebatas memberi, namun kebiasaan tidak membuang makanan. Seperti yang diingatkan oleh Bapa Suci Paus Fransiskus jangan membiasakan membuang-buang barang atau makanan atau ikut arus “Budaya gampang membuang“ pada dasarnya kita mengurangi hak orang lain.“ Kesadaran berbela-rasa perlu dibangun sebagai kesadaran yang tumbuh semenjak usia dini dalam keluarga. Langkah konkrit guna menjawab tema HPS tahun ini, lingkungan-lingkungan se-paroki mengumpulkan 2 paket sembako (terkumpul 100 sembako) yang disalurkan bagi mereka yang membutuhkan.

Setelah ekaristi, para Romo menuju halaman depan Gereja untuk Pemberkatan Bibit dan Alat Pertanian, dilanjutkan Doa Lintas Agama (Katolik, Islam, Hindu dan Kristen); Penanaman bibit manggis dan alpokat oleh Ibu Agustina Wilujeng dan Wakil Camat Jenawi; Pembagian Bibit Alpokat kepada masyarakat, penjualan produk pertanian, gelar budaya (reog ) dan Pesta rakyat (makan bersama umat dan warga yang hadir). Stand penjualan dan pameran produk dan hasil olahan pertanian juga digelar yang diisi dari Paroki St. Stefanus Jumapolo, Paroki St. Pius X Karanganyar dan Paroki Santo Petrus Gemolong, serta masyarakat dan umat. (Y.Trianto)