Solo Srawung: “Pluralisme”

Surakarta (LENTERA) – Bertempat di Pendopo Balaikota Surakarta, Minggu (07/10) Orang Muda Katolik Rayon Kota Solo dan Rayon Timur mengadakan pre-event Solo Srawung 2018 dengan tema “PLURALISME”. Sebelum acara srawung dimulai, diawali dengan lomba mewarnai dan menggambar untuk SD kelas 1-6, dimeriahkan dengan Performing Art special dari anak-anak lintas iman.

Acara dibuka dengan teatrikal yang menggambarkan bentuk srawung dalam keberagaman, dilanjutkan rangkaian doa dari perwakilan pemuda lintas iman (Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghuchu).

Dalam sambutannya Bp. Achmad Purnomo (Wakil Walikota Surakarta) mengajak untuk menjaga toleransi antar umat beragama. Sebagai orang muda diajak selalu ikut kegiatan gotong royong di wilayah masing-masing dan ikut menjaga kesejukan di Kota Solo yang telah dinobatkan sebagai kota ternyaman di Indonesia, sekaligus membacakan Deklarasi Pemuda Lintas Iman yang ditirukan oleh seluruh peserta.

Setelah sambutan, Bapak Wakil Walikota serta tokoh umat lintas agama membubuhkan cap tangan sebagai tanda dukungan dan menghargai segala bentuk keberagaman untuk Solo 100% Damai, 100% Indonesia. Peserta dalam acara tersebut terdiri dari OMK Kevikepan Surakarta serta pemuda lintas iman Surakarta. Acara dimeriahkan oleh Gamelan dan Tari Leak Bali, Rebana IAIN, Tari Budhist Samaratungga, Andhum Tresno, dan ditutup dengan pertunjukan Barongsai Tripusaka. (OMK)