Awal Dimulainya Pembangunan Kawasan Gereja

Paroki Sragen (LENTERA) – Seiring perkembangan umat dan peningkatan kegiatan pelayanan pastoral kepada umat Paroki Sragen, kebutuhan ruang dan fasilitas yang memadahi sangat dibutuhkan, karenannya perlu adanya rencana dan penataan kawasan gereja secara terpadu dan menyeluruh. Hal tersebut sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh Tim Supervisi Keuskupan Agung Semarang (KAS) kepada Dewan Pastoral Paroki Sragen pada tahun 2018.

Dewan Pastoral Paroki Sragen telah membentuk Panitia Pembangunan Kawasan Gereja dan membuat Master Plan untuk Pembangunan Kawasan Gereja Paroki Sragen. Peletakan Batu Pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kawasan gereja telah dilaksanakan saat Misa Kudus oleh Romo Medardus Sapta Margana, Pr, dan beberapa tokoh Gereja dan Panitia, Sabtu sore (01/06). Sebelum peletakan batu pertama dilaksanakan, bahan dan material yang akan digunakan untuk pembangunan diberkati saat Misa.

Bangunan Pastoran Paroki Sragen akan mengalami beberapa renovasi dan penambahan bangunan untuk mendukung pelayanan pastoral di Paroki Sragen, rencana pembangunan tersebut meliputi: ruang pasturan, aula pertemuan, poliklinik, kantor sekretariat paroki, perpustakaan, ruang arsip, ruang bendahara, toko devosional, dapur, garasi dan ruang-ruang untuk kegiatan pastoral.

Pembangunan ini akan dilaksanakan tiga tahap yang diawali dengan pembangunan gedung pastoran. Tentunya untuk mewujudkan semua ini dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Romo dan Dewan Pastoral Paroki Sragen mengajak umat untuk bersama-sama terlibat dalam penggalangan dana untuk pembangunan kawasan gereja tersebut melalui lingkungan, juga bagi umat yang tergerak untuk membantu dapat memberikan bantuan tersebut kepada Panitia Pembangunan Paroki Sragen. (dn)