WKRI Meningkatkan Talenta Perempuan Indonesia di Usia 95 Tahun

Mageru (LENTERA) – Wanita Katolik Republik Indonesia adalah suatu organisasi yang turut berpartisipasi dalam membagun kehidupan bangsa dan mewujudkan peradaban kasih di Bumi Pertiwi, Indonesia. Dalam ulang tahun yang ke 95, WKRI Cabang Sragen mengadakan tiga kegiatan yaitu Lomba Baki Lamaran, Lomba Olahan Bahan Pangan Lokal, dan Seminar Hipnoterapi di SD Santo Fransiskus, Minggu (9/6)

Kegiatan tersebut diadakan dalam upaya untuk meningkatkan talenta perempuan yang berwatak cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu, kreativitas wanita dapat terasah dan potensi diri yang terpendam dapat dimunculkan.

Dalam kegiatan lomba peserta berasal dari perwakilan Wanita Katolik dari lingkungan di Paroki Sragen dan perwakilan anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sragen. Pukul 09.00, kegiatan diawali dengan lomba membuat baki lamaran, dilanjutkan dengan lomba mengolah bahan pangan lokal, dan ditutup dengan seminar hipnotherapi. Dalam Lomba Baki Lamaran ada 17 tim yang terdiri dari dua Pemenang lomba tersebut adalah pertama Lingkungan Karanganyar, kedua: Polres Sragen, ketiga: Kodim Sragen, juara Harapan: Lingkungan Tamansari.

Dalam Lomba Mengolah Pangan Lokal, dari 23 tim, juara pertama dari Lingkungan Santo Paulus Margoasri, kedua: Kodim Sragen, ketiga: lingkungan Veronika Krapyak, Juara Harapan Lingkungan St. Petrus Margoasri.

Kegiatan Seminar Hipnoterapi diikuti oleh 80 orang peserta dengan narasumber Hari Indrayana. Hari Indrayana mengatakan bahwa hipnoterapi (psikoterapi) adalah cara efektif untuk mengatasi berbagai macam permasalahan psikologis karena dapat menjangkau pikiran bawah sadar seseorang. Permasalahan psikologis akan terjadi ketika seseorang mendapatkan pengalaman traumatik dan pemahaman yang tidak tepat kemudian tertanam dalam pikiran bawah sadar. Hipnoterapi digunakan untuk memberikan sudut pandang dan pemahaman baru terhadap sebuah permasalahan tersebut.