WKRI Sragen : “Merawat dan mengimplementasikan Nilai-nilai Luhur Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat”

Mageru(LENTERA) – WKRI Cabang Kabupaten Sragen mengadakan acara rutin Koordinasi Pengurus dan Anggota WKRI, Minggu (24/11) yang dihadiri oleh 75 anggota di Aula Rosa de Bie RSU Mardi Lestari.

Dalam sambutannya, FL Suprapti, Ketua WKRI Cabang Sragen menyampaikan materi tentang ciri kas kepemimpinan Kristiani yaitu penerapan Kepemimpinan modern dengan orientasi jauh ke depan, berlandas pola cinta kasih, efisien dan efektif, serta berdasar azas kebersamaan, azas kekeluargaan dan gotong royong, azas persatuan dan kesatuan dalam keberagaman, Asas Selaras, serasi dan seimbang.

Margaretha Teti menyampaikan laporan pra Konferesi Daerah (Konfeda) di Salatiga. Isinya adalah : Pertama ajakan untuk merawat, melestarikan, mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Kedua, memahami pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. Ketiga, mempersiapkan kepemimpinan tranformatif WKRI. Keempat, kewajiban, wewenang konfenda.

RAB Konferda akan dilaksanakan tanggal 20-23 Februari 2020 untuk mempersiapkan pemimpin yang transformatif bagi organisasi WKRI. Kepemimpinan transformatif adalah kepemimpinan yang berdaya ubah, bukan sekedar kepemimpinan yang melibatkan (partisipatif). Menuju era Revolusi Industri 4.0 banyak tantangan, peran WKRI sebagai perempuan dan anggota organisasi masyarakat harus merawat, melestarikan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang merupakan salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semangat Bhinneka Tunggal Ika adalah membangun “ taliroso” (membangun kehendak dari hati sanubari setiap warga Negara, bersedia bersatu padu dalam kesatuan bangsa. Perempuan memainkan peranan yang sangat berarti dalam keutuhan dan keharmonisan keluarga dan dapat berpartisipasi dalam sosial politik dengan memberikan persetujuan atau kritik terhadap kebijaksanaan pemerintah.

Acara ini dimulai pada jam 09.30 dan ditutup dengan Beauty Class bekerja sama dengan Wardah.(WKRI)