Festival Dolanan Lintas Iman: Mewujudkan Guyub Rukun dalam Keberagaman

Banjar Asri (LENTERA) – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Sragen mengadakan kegiatan antar umat lintas iman yaitu “Festival Dolanan Lintas Iman”, di GOR Diponegoro Sragen, Minggu (17/11). Kegiatan tersebut didasari dengan semangat untuk mewujudkan nilai-nilai “Bhinneka Tunggal Ika”, mempererat persaudaraan di tengah keberagaman umat beragama di Kabupaten Sragen, serta sebagai usaha melestarikan permainan tradisional yang saat ini makin tersingkir oleh perkembangan teknologi dan ketergantungan dengan gawai pintar. Tema yang diusung adalah: “Nandur Srawung, Ngunduh Sedulur, Sragen Guyub Rukun”.

Kegiatan diawali dengan upacara pembuka yaitu Lagu Rayuan Pulau Kelapa dan Indonesia Pusaka yang dinyanyikan oleh Keizia Yuninda Prasrati, Duta Wisata Kabupaten Sragen 2019. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sragen FKUB, Banser, Kesbangpol, Dewan Pastoral Paroki Sragen memberikan sambutan yang berisi tentang apresiasi atas acara festival dolanan, dan ajakan untuk semakin erat dalam perbedaan.

“Hari ini kita membuat sejarah baru di Kabupaten Sragen dimana keberagaman adalah hal yang indah yang dapat selalu bersatu dalam mewujudkan Sragen Guyub Rukun,” tutur Moecthingudin, Ketua FKUB.

Sebelum memasuki sesi permainan Ketua FKUB memukul gong sebagai tanda dimulainya pertandingan. Yang menarik dalam kegiatan ini adalah peserta memberikan tanda cap tanganwarna- warni pada selebar kain yang ditengahnyaterdapat gambar garuda sebagai dukungan untuk menjaga ke-Bhinekaan di Kabupaten Sragen.

Permainan tradisional yang dilombakan secara estafetyaitu bakiak, egrang, balap karung, sendok kelereng, dan engklek. Peserta kegiatan yaitu FKPK Sragen, REKAT Sragen, GKJ, GPDI, GBI Betania, Persekutuan Pelajar Kristen, GKI Sragen, Pemuda Islam Millenial, GKJ Taman Murni, GKJ Taman Asri, Pemuda Islam,Karang Taruna Tempel, Gold Generation (Pemuda Kristen Indonesia), dan GKJ Sragen. Setiaptim terdiri dari 8 orang dan 1 orang official. (OMK)