Kamis Putih : Peristiwa Yesus memberikan kasih-Nya yang mendalam

 

Paroki Sragen (LENTERA) – Mengenang Perjamuan Terakhir yang dirayakan dalam Perayaan Ekaristi Kamis Putih diadakan sederhana di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen. Kamis (09/04) tanpa kehadiran umat.

Misa dipimpin secara konselebran oleh Rm. Yohanes Ngatmo, Pr; Rm . Medardus Sapta Margana, Pr dan Rm. Petrus Soeprijanto Pr. Sedangkan petugas adalah para karyawan Gereja dan juga perwakilan Suster SFS.

Dalam homilinya, Romo Ngatmo mengungkapkan bahwa peristiwa Kamis Putih adalah peristiwa Tuhan Yesus memberikan kasih-Nya yang sangat mendalam dan seutuhnya kepada para murid sampai sehabis-habisnya. Yesus tidak memandang siapapun, semua dikasihi meski tahu bahwa pengkhianat sudah datang, tapi Yesus tetap menyambutnya sama dengan yang lain. Ini sebagai contoh keteladanan dalam hidup kita. Kita bisa meneladan Yesus yang membasuh kaki para murid, mau melayani orang lain dengan posisi merendah. Bahkan Yesus memberikan segalanya untuk para murid dan kita semua. Kita diterima oleh Yesus dan menghadirinya dengan sukacita. Mari membangun Ekaristi dengan semarak dengan membangun dialog yang menandakan kita diterima oleh Yesus Kristus dan kita menghadiri dengan sukacita juga. Tidak sekedar mengenang tapi menghadirkan kembali peristiwa Yesus yang mempersembahkan Tubuh dan DarahNya, disitulah kita dirangkul dan disatukan menjadi satu dalam Kristus oleh kasihnya.

Di akhir Misa, dilaksakan penghormatan dan perarakan Sakraman Mahakudus yang kemudian ditahtakan di temoat yang sudah disiapkan. Kemudian secara bergantian para karyawan bertugas jaga bhakti dalam Doa dan Adorasi kepada Sakramen Mahakdus. (dn)