Jumat Agung : Solider Terhadap Sesama.

Paroki Sragen (LENTERA) – Perayaaan Jumat Agung di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen, Jumat (10/04) diadakan dengan sangat sederhana, hanya melibatkan para romo , karyawan dan perwakilan Suster SFS, tanpa kehadiran umat. Posisi tempat duduk pun sesuai protocol, berjauhan satu sama lain dengan jarak minimal 1 meter.

Diawali dengan Ibadat Salib pukul 16.30 dengan doa yang dibacakan secara bergantiandi setiap perhentian. Pukul 17.15 Ibadat Jumat Agung baru dilaksanakan. Pasio dibacakan oleh para karyawan yang ditunjuk sebelumnya.

Romo Ngatmo dalam homilinya mengungkapkan bahwa kita perlu solider terhadap sesama apalagi disaat pandemic Covid 19 sedang mewabah seperti sekarang ini. Kita telah diberikan teladan oleh Yesus yang rela berkorban dan wafat di kayu salib untuk menebus umat manusia . Semoga situasi saat ini segera pulih dan normal seperti sedia kala.

Upacara penghormatan pun berjalan dengan khusuk dan sakral. Penghormatan salib dilaksanakan dengan menunduk atau sujud di depan salib Yesus. (dn)