Masa Pandemi Covid 19, Umat Paroki Sragen diajak lakukan Pendataan Umat mandiri secara online

Paroki Sragen (LENTERA) – Pendataan Umat 2020 Keuskupan Agung Semarang termasuk umat di Paroki Sragen telah dimulai sejak bulan Januari 2020 dan masih berjalan. Pendataan diawali dengan sosialisasi kepada umat dan memberi pelatihan kepada para petugas pendataan umat di lingkungan yang kemudian dikirim ke rumah-rumah umat untuk melakukan wawancara dan pendataan umat.

Namun mulai bulan Maret 2020 menemui kendala berkaitan dengan masa pandemi Virus Corona dimana semua orang harus menerapkan physical distancing alias jaga jarak untuk pencegahan penyebaran covid 19. Bapa Uskup Agung Semarang pun telah menerbitkan Surat Edaran perpanjangan masa darurat peribadatan dimana tidak boleh ada aktivitas peribadatan di Gereja.

Berkaitan dengan hal tersebut, agar proses pendataan umat tetap berjalan, Tim Litbang Paroki Sragen membuat Aplikasi Pendataan Umat Paroki Sragen berbasis android untuk memudahkan proses pendataan umat dan mengajak umat Paroki Sragen melakukan pendataan online secara mandiri dengan melakukan pengisian melalui aplikasi yang bisa diunduh di Google Playstore. Tim Litbang Paroki juga masih menunggu perkembangan kondisi Covid 19 dan berharap segera ada pelonggaran kegiatan peribadatan beserta penyertanya, sehingga bisa melakukan kegiatan pendataan dgn melakukan kunjungan langsung ke umat.

Panduan Isi Pendataan Umat Secara Mandiri
Adapun cara melakukan pendataan umat secara mandiri, umat Paroki Sragen diminta memasukkan kata kunci “paroki sragen” pada bagian pencari di Google Playstore. Klik aplikasi “Pendataan Umat Paroki Sragen” kemudian diinstal di Smartphone. Setelah aplikasi terpasang, jsilakan beri rating (tanda bintang) beserta komen pada Google Playstore.

Beberapa Catatan Penting
1. Pengisian dilakukan secara mandiri oleh masing2 umat.
2. Tim Pendataan lingkungan bertugas menyampaikan informasi mengenai hal ini ke seluruh umat di lingkungannya, serta memastikan semua umat di lingkungan masing-masing telah mengisi melalui aplikasi.
3. Pengisian dilakukan untuk setiap umat, bukan setiap KK. Jadi, semisal dlm 1 KK ada 5 anggota keluarga, maka dlm keluarga tersebut harus melakukan pengisian aplikasi sebanyak 5 kali untuk setiap anggota keluarganya.
4. Bagi umat yg tidak dapat melakukan pengisian secara online, Tim Pendataan melakukan pendampingan atau bantuan atau memodifikasi tatacara pengisian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
5. Masing-masing umat lingkungan di Paroki Sragen dipersilahkan menghubungi Tim Pendataan Lingkungan masing-masing untuk memperoleh username dan password.
6. Yang bertanggungjawab atas username dan passwordd setiap lingkungan, dan berhak untuk menyampaikan ke umat di lingkungan adalah Tim pendataan lingkungan.
7. Video Tutorial (Panduan) telah dibuat dapat diteruskan ke seluruh umat di lingkungan Paroki Sragen.
8. Seluruh pengisian data umat di aplikasi diharapkan sudah selesai pada bulan Juni 2020.