Pembentukan Satgas Covid 19 Paroki Sragen

Paroki Sragen (LENTERA) – Menanggapi seruan Keuskupan Agung Semarang melalui Surat dari Gugus Tugas Penanganan Dampak Pandemi Covid 19 Keuskupan Agung Semarang, No.0490/A/X/2020-27, mengenai panduan peribadatan dan kegiatan pastoral dalam kondisi “New Normal” (tata hidup baru), maka Dewan Pastoral Paroki Sragen membentuk SATGAS COVID 19 PAROKI SRAGEN pada rapat Dewan Harian di Gedung Pastoran Fransisco Sragen. Kamis (11/06).

Tugas dari Satgas Covid Paroki adalah mempersiapkan pelaksanaan peribadatan di Gereja sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penyebaran Covid 19 di Paroki. Satgas Covid Paroki Sragen meliputi beberapa Tim, yakni:

TIM URUSAN UPACARA KEAGAMAAN : Mengatur tata liturgi yang dibuat sederhana dan membuat jadwal Misa yang dibagi menjadi beberapa Wilayah karena adanya pembatasan jumlah kehadiran umat yang ikut misa yakni harus 20 % dari kapasitas gereja sesuai anjuran pemerintah. Umat Lingkungan dalam kota mengikuti misa di Gereja Paroki, sedangkan umat luar kota mengikuti misa di Gereja Stasi/Kapel. Umat yang ikut misa wajib datang sesuai jadwal wilayah dan tempat masing-masing.

TIM URUSAN EDUKASI – SOSIALISASI bertugas mengedukasi dan sosialisasi kepada umat tentang standar protokokol kesehatan. Mulai wajib menggunakan masker, membawa faceshield dan handsanitizer pribadi, cuci tangan sebelum masuk gereja, pemeriksaan suhu, jaga jarak. Umat diatas 65 ke atas dan dibawah 10 tahun serta yang memiliki sakit bawaan yang rentan terpapar Covid tidak diperkenankan datang ke gereja. Kemudian umat yang sakit panas/demam (suhu tubuh di atas 37,5), batuk, flu dan pilek tidak diperkenankan hadir. Mereka disarankan mengikuti Misa Online di rumah.

TIM URUSAN KESEJAHTERAAN WARGA bertugas memberikan bantuan kepada umat yang terdampak pandemi covid, bisa dengan mengadakakan bantuan sembako dan juga membantu usaha umat yang kesulitan karena terdampak covid 19.

TIM URUSAN SARANA –PRASARANA bertugas menyiapkan sarana – prasarana yang mendukung protokol kesehatan seperti pengadaan tempat cuci tangan, handsanitizer, masker, faceshield, menata bangku gereja dengan memberi jarak antar umat dengan memberi tanda, menyiapkan disifenktan untuk penyemprotan gereja sebelum dan sesudah misa.
TIM URUSAN KESEHATAN mengatur dan menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan standar protokol kesehatan, menyiapkan tenaga kesehatan yang berjaga saat berlangsungnya misa untuk mengawasi dan membantu jika ada umat yang sakit saat ikut misa.

Satgas Covid Paroki Sragen juga membentuk Sub Satgas Covid 19 Stasi/Wilayah dan berkoordinasi dengan Ketua Stasi/Wilayah yang mengatur pelaksanaan Misa di daerah.(dn)